Jumat, 07 Oktober 2016

Ye Ye Ye

Ye Ye Ye
Mati Ketawa Gaya Korea 27

Di awal awal kedatang engineer Indonesia di Korea ini salah satunya masih disibukkan oleh kegiatan pengadaan perlengkapan apartemen khususnya untuk melengkapi kebutuhan engineer yang akan segera datang menyusul. Untuk tugas ini maka CE menugaskan engineer IC dengan dibantu engineer senior pemilik drive licence. Penunjukan CE ini sangat tepat karena pada saat itu kebetulan engineer IC yang dianggap paling mengenal medan dan dianggap memiliki kemampuan bahasa Korea yang lebih baik dibanding lainnya. Kemampuan bahasa dia ini sebagai hasil intensitas komunikasinya dengan teteh Olivia counter part Korea nya dan hasil tambahan kursus dia sendiri setiap hari sabtu di lembaga bahasa Korea di Daejeon. Dengan dasar dan pertimbangan ini pula maka siapapun yang kebetulan ditugaskan bareng bersamannya maka urusan komunikasi dengan orang Korea diserahkan ke dia. Suatu harapan yang tidak terlalu berlebihan.
Mengendari Starek, mobil meluncur ke pasar Yusong Spa. Hari sudah agak siang sehingga jalan yang tidak terlalu lebar itu sudah mulai penuh dan padat oleh mobil yang diparkir di salah satu sisi jalan. Mau nggak mau maka harus dicari tempat parkir yang masih kosong. Tidak terlalu mudah, dan mobil tidak dapat berhenti terlalu lama karena akan menghambat mobil lain yang akan melintas. Segera saja engineer IC ini turun dan kebetulan ada petugas parkir yang menghampir. Dengan wajah yang kalau dilihat dari jarak agak jauh mirip mirip wajah Korea maka dengan cas cis cus si tukang parkir tadi menjelaskan sesuatu. Sepertinya dia menjelaskan urusan parkir mobil ini. Dengan modal pemahaman bahasa Korea sekenanya maka di menjawab dengan tenang “Ye…ye…ye”. Semua dijawab dengan Ye yang artinya “ya”. Petugas parkir merasa telah berbicara dengan orang Korea, dan merasa telah menjelaskan dengan baik, maka petugas itu meninggalkan engineer kita untuk segera mengurusi mobil lain yang baru datang.
Proses belanja dilakukan cukup cepat karena semua yang akan dibeli telah dicatat dan sudah diidentifikasi di took mana akan belinya. Barang langsung diangkut ke mobil, dan bersiap meninggalkan tempat parkir menuju ke kantor CRDC lagi. Tak diduga, petugas parkir tadi datang lagi. Kayaknya ada yang salah dengan cara parkir mobil ini. Tentu saja petugas parkir ini ngomel memarahi engineer IC kita yang telah menjawab dengan “Ye …ye…dan …Ye..” tadi. Sepertinya si tukang parkir merasa sudah menjelaskan bagaimana dan dimana mesti parkir, dan yang dijelaskan juga sudah paham, tetapi kenapa kok salah parkir?. Sementara yang diomelin hanya cengar cengir saja, karena memang nggak tau apa yang diomongkan. Setelah si tukang parkir ngomel panjang lebar, lama kelamaan sepertinya dia tahu kalau yang diomelin tidak mengerti bahasa Korea karena memang bukan orang Korea. Dengan wajah bersungut ditambah isyarat tangan dia meminta agar mobil segera meninggalkan tempat.
Tentu saja urusan ini belum selesai, di dalam mobil juga masih diomelin oleh engineer senior yang kebetulan mengemudi mobil itu. “Kirain njawab ye..ye…ye itu sudah ngerti bener apa yang diomoning, weee ternyata…”, sedangkan engineer lain yang juga ikut dalam mobil itu hanya bisa tertawa atas kenekadan engineer IC dalam berbahasa yang bermodalkan hanya “ye…..ye……ye”. Atas omelan dan tertawaan ini, engineer IC hanya cengar cengir untuk yang kedua kalinya.
 
Daejeon, Nov 7 2012.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar