Kamis, 03 November 2016

Simulasi ke Gimhae International Airport, Busan.

Simulasi ke Gimhae International Airport, Busan.

Simulasi ini dilakukan semata untuk menyambut atau menjemput keluarga yang mungkin akan berkunjung ke Korea via Gimhae International Airport. Penerbangan Air Asia dari Indonesia atau Kuala lumpur kebetulan jadwal kedatangan umumnya sekita jam 8.30 WK kecuali ada satu hari dalam seminggu jadwal kedatangan jam 6.10. Katakanlah pesawat landing jam 8.30, dengan asumsi proses keimigrasian dan bagasi sekitar 1 jam maka keluarga akan sudah keluar dari gerbang kedatangan sekitar jam 9.30. Agar keluarga tidak terlalu lama menunggu, maka penjemputan harus disesuaikan. Bagi kita yang tinggal di Sacheon, ada beberapa pilihan :

1.       Carter Taxi. Belum di coba, tetapi ada info bahwa pemilik Warung Indonesia (Mbak Ana) di Samcheonpo memiliki pelanggan sopir taxi yang lumayan dapat berkomuniksi  dengan bahasa Indonesia. Ini nomor kontak Bu ana : +821044421295. Berapa ongkosnya, silakan kontak sendiri.

2.       Menginap semalam di Busan agar esok harinya pagi-pagi sekali sudah standby di Gimhae Airport. Di sekitar terminal Sasang atau di sekitar rumah makan “Rindu Kampung” banyak penginapan yang dapat dipakai. Melalui AGODA internet dapat dilihat banyak hotel dengan tarip dibawah 50.000 KRW per orang permalam di sekitar Sasang, atau kalau jeli mungkin dapat diperoleh hotel atau guesthouse dengan tarip di bawah 25.000 KRW per orang per malam.

3.       Pilihan ketiga naik bus dari Sacheon pakai trip pertama dari terminal Sacheon.

Nah option ketiga inilah yang akan kami share dengan teman-teman yang kebetulan tinggal di Sacheon.

Berangkat dari apartement Myeong Poom A habis subuh, jam 5.30 WK. Udara sangat dingin tentu, tapi niat yang kuat untuk menjemput keluarga mengalahkan suhu dingin yang menusuk tulang. Perjalanan pertama menuju ke terminal Sacheon. Jam segitu tentu belum ada Bus kota yang lewat. Kalau nggak mau capek cukup panggil taxi pakai program aplikasi android. Tapi, kalau gaptek memakai jasa teknologi android, pilihannya adalah jalan kaki sebelum mobil dinas disediakan.

Berangkat jam 5.30 pagi, masih gelap, 9 orang berangkat dari apartemen Myeong Poom A menuju terminal Sacheon. Dengan langkah cepat, seperti lomba jalan cepat, perjalanan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 35-40 menit. Dengan demikian sampai di terminal Sacheon masih sempat naik bus trip pertama ke Busan yaitu Jam 6.25 WK. Kalau jadwal jam 6.25 tidak terkejar maka dapat menunggu jadwal berikutnya yaitu jam 7.10 WK.

Beli tiket langsung di loket terminal, dan siapkan uang 8000 KRW untuk menebus tiketnya.

Karena capek, tidak dapat cerita perjalanan dari Sacheon ke Busan, tau-tau bus sudah siap-siap masuk terminal Sasang, Busan. Karena tidak macet, Sacheon Sasang ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam 20 menit. Jalan sebentar untuk orientasi lingkungan terminal, kemudian keluar terminal menuju perempatan jalan, diseberang jalan sudah akan kelihatan stasiun atau halte LRT (Light Rail Transit), demikian pula rail way nya yang berada di atas. Dari terminal Sasang, untuk mencapai halte LRT Sasang dengan jalan kaki butuh waktu tidak lebih dari 5 menit. Cukup dekat kok.

Karena hari itu ada festival maka sebelum naik ke halte LRT disempatkan dulu mejeng, sekedar menghargai panitia yang sudah bersusah payah menyiapkan aneka bunga berbagai bentuk yang bagus itu.

 


Festival di sebelah terminal Sasang

 


Festival di sebelah terminal Sasang, di belakang terlihat Halte LRT

 
Festival di sebelah terminal Sasang, di belakang terlihat Halte LRT
 
 
Perempatan Terminal Sasang dan di belakang terlihat Halte LRT Sasang

Untuk naik ke lantai atas halte LRT cukup menyiapkan T-Money (1200 KRW), atau uang Cash 1200 KRW. Tidak perlu takut salah naik karena begitu masuk halte sudah akan disambut petunjuk arah menuju Gimhae airport

 


Mejeng dulu di Halte LRT Sasang

Gerbong LRT setara dengan 3 bus kota yang dijejer kebelakang dengan kursi yang menempel di jedela, sementara bagian tengah kosong disiapkan untuk penumpang berdiri. Rel LRT disediakan ganda sehingga dapat melayani  arah bolak balik. LRT dioperasikan secara otomatis, kaarena selama perjalanan tidak terlihat masinis atau sopir yang mengendalikan. Cuma ada satu orang perempuan yang bertugas seperti mengontrol atau mambantu penumpang yang memerlukan bantuan.

 

Orang Korea paham bahwa kursi itu memang disiapkan untuk para senior citizen. Maka kalau dua orang ini duduk di situ maka tidak akan diprotes.

Frequensi LRT lewat Sasang menuju Gimhae airport lumayan sering (setiap 6 menit) sehingga tidak perlu khawatir. Naik LRT menuju arah Gwaebeop Renecite setelah melewati 2 halte dalam waktu kurang dari 10 menit sudah akan sampai di airport.


Light Rail Transit Map jurusan Gimhae airport.

Keluar halte LRT Gimhae airport sudah akan langsung terlihat pesawat berjejer. Jalan sedikit menyusuri trotoar akan ketemu gerbang airport baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.

Airport Sasang tidak sebesar Soekarno Hatta, Changi ataupun Incheon sehingga begitu masuk gerbang Gimhae International Airport tidak sulit mencari pintu kedatangan maupun keberangakatan. Juga untuk orang Indonesia yang barangkali mencari Checkin counter Airasia juga tidak sulit. Hanya saja bandara ini lumayan padat oleh calon penumpang. Di sekeliling pintu kedatangan atau keberangkatan juga ada beberapa toko sekelas GS25 ataupun toko makanan, sehingga barangkali saja kita agak terlambat menjemput maka sambil menunggu saudara kita yang akan dijemput dapat saja membeli makanan yang dijual disitu.

Apabila terpaksanya kita tidak dapat menjemput dengan alasan apapun, maka dengan panduan sederhana juga tidak terlalu sulit untuk perjalanan dari Gimhae menuju terminal Sasang. Keluar bandara sudah ada petunjuk untuk menuju Sasang atau kota lain. Untuk menuju Sasang terminal bus, paling tidak ada 3 cara yaitu :

Naik LRT, rasanya ini yang paling mudah. Cukup mengikuti petunjuk arah menuju halte LRT dengan jalan kaki, bayar tiket masuk halte LRT dengan T-Money atao uang cash 1200 KRW.

 

Keluar bandara Gimhae, petunjuk arah naik LRT atau Bus.

Mangkuti petunjuk tersebut untuk menuju halte LRT maka akan ditemui gerbang LRT Gimhae airport seperti ini.

Option kedua menggunakan Bus dan option ketiga menggunakan taxi.

 


Pintu masuk Halte LRT Gimhae

 

 Pintu masuk LRT Gimhae.

Menuju Sasang Bus terminal dengan LRT, maka LRT akan bergerak ke arah halte Seobusan Yutogjigu.

Seperti halnya saat berangkat menuju bandara, maka perjalanan balik ini juga memerlukan waktu kurang dari 10 menit. Setelah sampai Sasang, kalau langsung mau ke Sacheon Sacheon dapat segera langsung masuk terminal. Ada petunjuk dalam bahasa Korea loket untuk tujuan Sacheon. Kalau kesulitan, disitu ada bagian informasi yang dapat berbahas Inggris. Namun kalau langsung mau jalan-jalan ke pusat kota Busan misalnya maka lewat terminal atau dapat juga langsung lewat jalan penyeberangan bawah tanah yang ada di perempatan Sasang ada petunjuk arah menuju kereta bawah tanah Line 2.



Map subway Busan Line 1, 2 dan 3.

Dari Sasang untuk menuju Line 2 dapat bertanya kepada petugas yang ada atau kadang kala ada volunter (anak sekolah semacam kegiatan pramuka kali) yang dapat membantu menunjukkan. Untuk menuju pusat kota, Busan Station, maka harus berganti dari Line 2 ke Line 1. Dari Sasang, dengan Line 2 melewati 7 stasion dan turun di stasiun Seomyeon. Dari Seomyeon berpindah kereta Line 1. Dari Line 2 untuk berganti ke Line 1, maka harus berjalan melewati beberapa puluh buah anak tangga. Berpindah Line ini tidak ada biaya tambahan apalagi bila menggunakan T-Money. Pastikan naik Line 1 yang menuju arah Beonaegol karena kereta yang bergerak ke arah itulah yang menuju ke Busan Stasion. Untuk sampai di Busan Stasiun dari Seomyeon harus meliwati 5 stasiun. Sesampai di Busan Stasiun maka begitu keluar akan langsung berada di tempat terbuka semacam alun-alun.

Dari alun-alun Busan barangkali akan berwisata menyusuri Busan menggunakan City Tour Bus maka di samping alun-alun inilah Bus City tour menunggu penumpang.

Selamat menyusuri Busan.

 


Airmancur tanpa kolam

 


Mejeng dulu di depan Busan Yog (Stasiun Busan), stasiun untuk KTX

 


Busan City Tour Bus

 
 

Busan City Tour Bus
 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar